Saturday, May 13, 2017

3 Peristiwa Penting Dibulan Sya'ban



 


ISLAM KITA- Bulan Sya’ban adalah bulan yang begitu utama dalam kehidupan Muslim di Indonesia. Karna terkecuali jadi bln. yang dekat dengan Ramadhan serta sebagai bln. persiapan untuk hadapi puasa di bln. Ramadhan, ada banyak hal yang kerap diperingati dengan cara teratur tiap-tiap bln. Sya’ban, yakni malam nisfu Sya’ban.

Terkecuali malam Nisfu Sya’ban ada pula sebagian momen utama yang berlangsung pada bln. Sya’ban. Dalam kitab Ma Dza fi Sya’ban? karya Sayyid Muhammad bin Alawi Al-Maliki .mengatakan tiga momen utama yang berimbas pada kehidupan beragama seseorang Muslim.

1. Peralihan Kiblat 

Peralihan kiblat dari Masjidil Aqsha ke Masjidil Haram berlangsung pada bln. Sya’ban. Menurut Al-Qurthubi saat menafsirkan Surat Al-Baqarah ayat 144 dalam kitab Al-Jami’ li Ahkāmil Qur’an dengan mengutip pendapat Abu Hatim Al-Basti mengatakan kalau Allah memerintahkan Nabi Muhammad SAW untuk mengalihkan kiblat saat malam Selasa bln. Sya’ban yang bertepatan dengan malam nisfu Sya’ban.

Peralihan kiblat ini adalah satu hal yang begitu dinanti-nantikan oleh Nabi Muhammad SAW. Bahkan juga dikisahkan kalau Nabi Muhammad SAW berdiri menghadap langit sehari-hari menanti wahyu turun tentang peralihan kiblat itu seperti Surat Al-Baqarah ayat 144 tersebut.

Artinya, “Sungguh Kami melihat wajahmu kerap menengadah ke langit, maka sungguh Kami akan memalingkanmu ke kiblat yang kamu sukai. Palingkanlah wajahmu ke arah Masjidil Haram.”

2. Penyerahan Rekapitulasi Keseluruhnya Amal pada Allah 

Satu diantara hal yang jadikan bln. Sya’ban paling utama yaitu kalau pada bln. ini semuanya amal kita diserahkan pada Allah SWT. Sayyid Muhammad bin Alawi Al-Maliki mengutip satu hadits kisah An-Nasa’i yang meriwayatkan dialog Usamah bin Zaid serta Nabi Muhammad SAW.
“Wahai Nabi, saya tak melihatmu berpuasa di bebrapa bln. lain seperti engkau berpuasa di bln. Sya’ban? ”

Lalu Rasulullah SAW menjawab, “Banyak manusia yang lupa di bln. Sya’ban. Pada bln. itu semuanya amal diserahkan pada Allah SWT. Serta saya sukai saat amalku diserahkan pada Allah, saya dalam kondisi puasa. ”


Penyerahan amal yang disebut dalam soal ini yaitu penyerahan semua rekapitulasi amal kita dengan cara penuh. Meskipun, menurut Sayyid Muhammad Alawi, ada sekian waktu spesifik sebagai saat penyerahan amal pada Allah terkecuali bln. Sya’ban, yakni tiap-tiap siang, malam, tiap-tiap minggu. Ada pula sebagian amal yang diserahkan segera pada Allah tanpa ada menanti beberapa saat itu, yakni catatan amal shalat lima saat


3. Penurunan Ayat mengenai Saran Shalawat untuk Rasulullah SAW 


Pada bln. Sya’ban juga di turunkan ayat saran untuk bershalawat untuk Nabi Muhammad SAW, yakni Surat Al-Ahzab ayat 56.

Artinya, “Sungguh Allah dan para malaikat-Nya bershalawat untuk Nabi. Hai orang-orang yang beriman, shalawatlah kamu untuk Nabi dan ucapkanlah salam penghormatan kepadanya.”
Ibnu Abi Shai Al-Yamani mengatakan, bln. Sya’ban yaitu bln. shalawat. Karna pada bln. tersebut ayat mengenai saran shalawat di turunkan. Pendapat ini dikuatkan oleh pendapat Imam Syihabuddin Al-Qasthalani dalam Al-Mawahib-nya, dan Ibnu Hajar Al-Asqalani yang mengatakan kalau ayat itu turun pada bln. Sya’ban th. ke-2 hijriyah. Wallahu a’lam.

1 comment: